7 Jenis Usaha Sampingan Yang Bisa Menambah Pemasukan [Untuk Karyawan]

Home ยป 7 Jenis Usaha Sampingan Yang Bisa Menambah Pemasukan [Untuk Karyawan]

Kalau boleh menebak, Anda yang membaca tulisan tentang jenis usaha sampingan ini adalah salah satu diantara berikut ini:

  1. Masih berstatus sebagai mahasiswa dan ingin menambah uang jajan
  2. Sudah bekerja sebagai karyawan, tapi masih butuh tambahan pemasukan
  3. Hanya sekedar membaca saja

Point ke 2 & ke 3 masih masuk akal dan wajar.

Sedangkan untuk point ke-4, Saya berharap agar Anda mengubah motif Anda ketika membaca tulisan ini.

Kalau sekedar hanya membaca, Saya khawatir Anda hanya buang-buang waktu.

Karena tulisan yang sedang Anda baca ini sifatnya practicable, yang sebaiknya segera dipraktekkan.

Well, sekarang kita bahas tentang jenis usaha sampingan yang bisa menambah pemasukan.

Konsep Dasar

Harus diingat terlebih dahulu bahwa yang namanya bisnis sampingan, waktu yang teralokasi untuk mengelolanya biasanya sangat minim.

Jadi akan sangat wajar kalau hasil yang didapatkan juga kurang OPTIMAL, karena sifatnya memang hanya sekedar tambahan.

Mungkin Anda akan langsung bertanya ke Saya.

Mas, di luar sana banyak kok orang-orang yang bekerja di kantor, punya bisnis sampingan dan hasilnya WOW.

Begini…

Jangan buru-buru menyimpulkan…

Coba lihat baik-baik.

Apakah dia mengerjakan bisnisnya seorang diri? Atau mungkin dibantu karyawan yang dia bayar?

Apakah dia mengerjakan bisnisnya di luar jam kerja? Atau sebaliknya?

Kalau mau bisnisnya berkah, JANGAN sekali-kali menggunakan jam kerja kantor untuk mengerjakan bisnis Anda!

Karena ketika jam kerja kantor, perusahaan tempat Anda bekerja berhak mendapatkan 100% tenaga & skill Anda, dan memberikan gaji plus bonus sebagai kompensasinya.

Kembalikan juga pada diri sendiri.

Bagaimana kalau sekiranya Anda memiliki karyawan, dan ketika jam kerja berlangsung, karyawan tersebut menggunakan fasilitas dan jam kerja kantor untuk mengurusi bisnisnya.

Biasanya ada lagi langsung menyanggah dengan pertanyaan sebagai berikut,

Terus, bagaimana kalau sudah tidak ada pekerjaan lagi di jam kerja kantor?

Silahkan kerjakan hal-hal lain yang berhubungan dengan pekerjaan Anda.

NEXT, langsung saja:

Inilah 7 Jenis Usaha Sampingan Yang Bisa Segera Anda Praktekkan

Jenis Usaha Sampingan

Note:

Usaha sampingan di sini adalah yang bisa dikerjakan seorang diri di luar jam kerja kantor, atau dikerjakan oleh orang lain (Karyawan) yang Anda gaji.

Dengan catatan tidak menganggu jam kerja kantor.

#1. Kursus Private Akhir Pekan

Jenis usaha sampingan yang pertama adalah membuka kursus atau private.

Kalau Anda punya skill seperti menguasai bahasa asing, komputer, desain, atau mungkin hal lainnya, membuka kursus private di akhir pekan bisa Anda lakukan sebagai usaha sampingan.

Selain tak mengganggu waktu kerja, waktu akhir pekan Anda pun menjadi lebih produktif, dan tentunya bisa menghasilkan tambahan uang.

Salah satu cara jitu untuk mempromosikan jasa seperti ini adalah dengan membuat penawaran di social media seperti facebook atau instagram, atau bisa juga dengan memanfaatkan relasi yang ada.

#2. Jual Produk Musiman

Beberapa produk musiman yang dimaksud adalah baju busana muslim dan kurma di bulan ramadhan, atau produk-produk yang memang sedang trend.

Intinya, pandai-pandailah melihat situasi dan segera manfaatkan moment yang ada.

Cara berjualannya bagaimana?

Anda bisa memanfaatkan layanan chatting seperti whatsApp messenger dan LINE.

#3. Jual Cemilan

Kenapa harus cemilan?

Karena harganya yang relatif murah, dan bisa disantap sambil beraktivitas. Hal ini tentunya membuat potensi repeat order semakin besar.

Untuk cara promosinya, Anda cukup menggunakan kamera smartphone, mengambil foto dengan angle yang pas, lalu menguploadnya ke instagram dengan menambahkan caption yang menarik.

Untuk referensi, Anda bisa melihat berbagai macam hasil jepretan foto dari para food blogger.

#4. Warkop Malam

Ini adalah contoh jenis usaha sampingan yang paling sederhana, dan hampir semua orang bisa menggelutinya.

Ya, warkop malam.

Warkop malam di sini bukanlah warkop yang harus besar dan mewah.

Cukup dengan memanfaatkan perlengkapan yang ada di rumah seperti kursi, meja, piring, gelas, dan tentunya kopi, Anda sudah bisa membuka warung kopi di depan rumah.

Kalau memungkinkan, tak ada salahnya untuk sekalian menjual mie instan yang disukai banyak orang.

Mengapa mie instan?

Katanya, kalau kita makan mie instan di warung, rasanya lebih nikmat ketimbang makan mie instan di rumah.

Benar atau tidaknya Saya tidak tahu…

Yang jelas, Saya pun merasakan hal yang sama.

#5. Cuci Motor

Jika ingin menggeluti usaha cuci motor, sangat dianjurkan untuk FOKUS, dan tak hanya dikerjakan sebagai usaha sampingan.

Karena modalnya yang lumayan besar, akan sangat sayang kalau tak sering dibuka/dijaga.

Kalau tak punya waktu untuk mengelolanya sendiri karena bekerja, mungkin Anda bisa menggaji karyawan, atau mengajak kerjasama.

Tapi kalau memang tak bisa juga, mau tak mau memang harus mengOPTIMALKAN apa yang ada.

#6. Marketer Properti

Menjual properti tidaklah mudah.

Tapi jika berhasil menjualnya, uang yang Anda dapatkan juga lumayan besar, bahkan cukup untuk membiayai dapur selama 1 bulan.

Dulunya, seorang marketer properti memiliki kesulitan dalam menawarkan produknya, terlebih lagi untuk mendapatkan leads/prospek.

Namun di era digital seperti sekarang ini, pekerjaan seorang marketer properti relatif lebih mudah, walaupun tetap dibutuhkan skill, konsistensi, dan kesabaran.

Kalau belum punya modal untuk membuat website penawaran, Anda bisa memulai karir sebagai marketer properti dengan memanfaatkan media social seperti facebook.

#7. Blogger

Dulunya, banyak orang yang meremehkan profesi ini, dan dianggap sebagai hal yang buang-buang waktu.

Bagaimana tidak, sebagian besar aktivitasnya cuma menulis konten di blog dan mempromosikannya secara rutin.

Namun sekarang, seorang blogger sudah bisa dijajarkan dengan media, terutama dalam hal publikasi.

Salah satu faktor penyebabnya adalah, semakin banyak saja masyarakat Indonesia yang mencari berbagai informasi di internet, yang sebagian besarnya disajikan dalam bentuk blog.

Bahkan tak jarang seorang blogger yang sudah populer, bisa mengantongi uang yang cukup besar setiap bulannya.

Tapi sekali lagi, JANGAN fokus pada uangnya saja…

FOKUS-lah pada kualitas, kuantitas, dan konsistensi.

Intinya, kerja keras tak akan mengkhianatimu.

Kalau punya skill dan hobby menulis, jenis usaha sampingan ini (Blogger) sangat cocok bagi Anda.

Itulah Beberapa Jenis Usaha Sampingan Yang Bisa Menambah Pemasukan Anda

Jika ke 7 jenis usaha sampingan di atas tak ada yang cocok dan menarik bagi Anda, mungkin bisa melihat di sekeliling Anda terkait hal-hal apa yang bisa dioptimalkan menjadi bisnis.

Semoga artikel ini bermanfaat bagi Anda yang membutuhkan, dan silahkan di-share agar semakin banyak orang yang tau.

By | 2018-03-08T14:21:16+00:00 March 8th, 2018|Bisnis Online|0 Comments

About the Author:

Full Time Blogger and SEO Enthusiast

Leave A Comment

error: Content is protected !!