Berapa Harga Jasa SEO? Silahkan Baca Penjelasan Berikut Ini

Untuk pebisnis online yang mengandalkan Search Engine Optimization sebagai sumber datangnya pengunjung, pastinya banyak yang bertanya-tanya, berapa sih harga jasa SEO?

Well, di tulisan kali ini Saya akan menjelaskannya dengan bahasa yang mudah-mudahan bisa dimengerti.

Pada intinya, Tak ada angka/nominal yang pasti untuk tarif jasa SEO di Indonesia maupun seluruh dunia.

Harga Jasa SEO di Indonesia

Mengapa Harga Jasa SEO Bisa Berbeda-beda?

Ada banyak faktor penyebabnya.

Pertama – Mesin pencari seperti google tak pernah secara gamblang menyebutkan faktor-faktor apa saja yang menjamin agar suatu website bisa tampil di peringkat teratas google.  

Hal inilah yang membuat para praktisi SEO hanya bisa melakukan testing, mencatat, merangkum, dan merumuskan metode versi mereka sendiri.  

Kedua – Setiap praktisi SEO memiliki perhitungan yang berbeda-beda.

Perhitungan ini disebabkan dari beberapa variabel dan metriks seperti tingkat kompetisi, authority, dan lain sebagainya yang biasanya dijadikan acuan.

Dan lagi-lagi, acuan ini pun berbeda-beda.

Ketiga – Kredibilitas dari praktisi SEO yang bersangkutan. Semakin besar tingkat keberhasilannya dalam menangani proyek SEO, tentunya tarifnya akan semakin mahal.

Hal ini tak jauh berbeda dengan Anda yang ingin menggunakan jasa pengacara ternama untuk kasus hukum tertentu.

Keempat – Harga pasaran yang terkadang juga menjadi acuan. Bisa jadi pada waktu tertentu, metode pemasaran SEO dianggap sebagai primadona bagi sebagian besar pebisnis online.

Tapi ada kalanya juga metode ini dianggap terlalu lama dalam memberikan hasil, berbeda halnya dengan metode paid traffic.

Tentukan Tujuan Utama Anda Sebelum Pusing Mencari Tau Berapa Harga Jasa SEO

SEO itu bukanlah hasil akhir, melainkan hanya berupa proses. Hasil akhirnya tetap saja konversi/sales/omzet.

Untuk itu, tentukan terlebih dahulu tujuan utama Anda sebelum menggunakan jasa SEO.

Apakah untuk meningkatkan sales, mendapatkan list email, dan lain sebagainya.

Misal:

Anda memiliki usaha rental mobil. Untuk setiap unit mobil yang disewa, sales yang diterima kira-kira sekitar Rp. 500.000 – Rp. 3.000.000.

Kita ambil nilai tengahnya menjadi Rp. 1.500.000/unit.

Normalnya, Anda bisa menerima orderan 2 unit/hari.

Berarti, sales dalam 1 hari adalah Rp. 3.000.000, atau dalam 20 hari kerja bisa menghasilkan  Rp. 60.000.000.

Kemudian, Anda ingin menggunakan metode SEO untuk meningkatkan omzet usaha rental mobil Anda di atas.

Dan setelah dilakukan riset, ada sekitar 40.000 orang yang mencari usaha rental Anda melalui mesin pencari google.

Biasanya, jika website bisnis rental Anda berhasil masuk top 5 (Rank 1 -5 Google), akan berpeluang besar dikunjungi oleh calon konsumen.

Katakanlah 10% dari 40.000 orang tersebut mengunjungi website bisnis Anda, atau sekitar 4000 orang/Bulannya.

Normalnya, konversi yang terjadi bisa ada di rentang 3 – 4%. Kita ambil yang paling kecil yakni 3%.

3% x 4000 x Rp. 1.500.000 = Rp. 180.000.000

Kesimpulan

Ketika website bisnis Anda berhasil masuk ke top 5 google, omzet Anda akan meningkat 3x lipat dari Rp. 60.000.000 menjadi Rp. 180.000.000 setiap bulannya.

Katakanlah profitnya 20%, sehingga Anda bisa menghasilkan keuntungan Rp. 36.000.000/Bulannya.

Syarat dan Ketentuan

  • Website stabil di peringkat 1-5 google
  • Kualitas dan harga service Anda PAS dengan pasar

Terakhir, Anda bisa melihat dan mengukur sendiri.

Misalnya untuk kondisi di atas, ada praktisi SEO yang mematok tarif Rp. 5.000.000/Bulan untuk jangka waktu 6 bulan. Atau total sebesar Rp. 30.000.000/Project.

Angka tersebut rasanya masih wajar jika mengingat ROI Return of Investment yang akan didapatkan.

Dan sebaliknya jika tak sebanding dengan ROI, maka sebaiknya ditinggalkan.

Untuk itu sebelum menggunakan jasa SEO, pertimbangkan terlebih dahulu apa tujuannya Anda.

Hitung baik-baik terkait hal-hal apa saja yang akan Anda dapatkan nantinya, dan hitung juga apa yang harus Anda keluarkan di awal sebagai investasi.

PS: Jangan berharap akan prinsip ekonomi kuno yang sebenarnya mengarah ke kapitalisme, yakni, “Dengan modal seminim-minimnya, berharap memperoleh keuntungan sebesar-besarnya”

Yang benar adalah, “Ada harga, maka akan ada rupa”

Semoga tulisan ini bisa bermanfaat, dan silahkan dibagikan agar semakin banyak orang yang tau.

See you on page 1 google!

Tags:
error: Content is protected !!