Pengalaman Saya Ketika Diterima Google Adsense

Diterima Google Adsense | Bagi para blogger yang baru terjun di dunia adsense, diterima sebagai publisher google adsense pastinya merupakan sebuah awal yang indah.

Terlebih bagi mereka yang memang berniat menggantungkan seluruh pemasukan blognya dari program adsense.

Namun ternyata saat ini (Ketika tulisan ini dibuat pada tanggal 13 Juli 2016), masih banyak para blogger yang ingin berkarya di bidang adsense, akan tetapi belum juga diterima sebagai publisher google adsense.

Publisher google adsense merupakan sebutan bagi mereka yang sudah diterima sebagai penayang iklan google adsense di blog atau websitenya.

Pada tulisan kali ini, saya tidak bermaksud menggurui anda supaya berhasil diterima sebagai publisher google adsense.

Melainkan saya hanya ingin berbagi pengalaman ketika saya diterima sebagai publisher google adsense pada Maret 2013 yang lalu.

Saya tidak tahu apakah cara ini masih works atau tidak untuk saat ini. Silahkan diambil yang baik, dan tinggalkan yang (Dirasa) buruk dari cara saya berikut ini.

Diterima Google Adsense
Image / nichemarket.co.za

NOTE! Untuk Diterima Google Adsense, Tidak Perlu Menggunakan Cara Yang Curang

Sebagai pendahuluan, saya ingin mengajak anda menyimak hal berikut ini.

Pernah di suatu group facebook, saya melihat ada beberapa orang yang dengan bangga memamerkan keberhasilannya diterima sebagai publisher google adsense, dengan menggunakan cara yang curang.

Kalau di dunia internet marketing, lebih dikenal dengan istilah teknik black hat.

Saya beritahukan pada anda, jangan gunakan cara tersebut.

Selain tidak berkah rezekinya, hal tersebut juga akan melumpuhkan kreatifitas anda sebagai seorang internet marketer.

Seolah-olah anda tidak mampu melakukan cara yang baik dan benar.

So, jika anda ingin melakukan cara curang, silahkan tinggalkan artikel ini.

Namun jika anda bersedia melakukan cara yang jujur agar diterima sebagai publisher adsense, silahkan membaca cara-cara yang saya lakukan berikut ini.

1. Tulis Artikel Sendiri Atau Sewa Penulis

Ini menjadi hal utama yang saya tentukan. Alasannya sederhana. Jika ingin menyewa penulis, saya tidak perlu repot memikirkan topik.

Topik apapun bisa ditulis jika diserahkan pada penulis yang sesuai dengan bidangnya.

Beda halnya jika ingin menulis artikel sendiri, dimana setidaknya kita harus mengetahui sedikit hal tentang topik tersebut.

Nah, cara yang saya lakukan adalah dengan menyewa penulis. Yakni di iWriter.

2. Tentukan Bahasa, Topik, dan Sub Topik

Karena menggunakan jasa penulis luar, tentunya bahasa yang saya gunakan di website saya adalah Bahasa Inggris.

Untuk topiknya, saya memilih topik/niche Wedding. Dan Sub Topik/MicroNiche Small Wedding Ideas.

3. Tentukan Platform Website – Blogspot (Gratis) atau WordPress (Berbayar)

Saya menggunakan platform WordPress berbayar.

Alasannya, sewaktu belajar di AsianBrain, saya melihat platform wordpress termasuk yang paling simpel untuk digunakan.

4. Terbitkan Artikel 2 x Dalam 1 Minggu

Dikarenakan masalah biaya sewa penulis yang harus dikeluarkan (Cukup mahal bagi saya), saya hanya mampu memesan 15 artikel di iWriter, dan itu pun dengan cara mencicil.

Untuk itulah saya hanya mampu menerbitkan 2 artikel dalam 1 minggu.

Adapun kriteria standard yang saya tetapkan yakni:

  • Minimal 300 kata untuk setiap artikel
  • Keyword harus ada di judul, sub judul, dan paragraf
  • Gaya penulisan artikel harus profesional
  • Artikel ditulis untuk manusia, bukan untuk robot (Google)

5. Pasang Google Analytics & Pantau Statsitik Blog

Untuk mengetahui berapa banyak jumlah kunjungan ke website, saya menggunakan Google Analytics (Gratis).

Dengan google analytics, saya juga bisa mengetahui artikel mana yang memiliki jumlah kunjungan terbanyak.

Selain itu, masih banyak data-data statistik website lainnya yang bisa dilihat melalui tools ini.

Pengalaman saya ketika itu, website yang saya daftarkan ke google adsense memiliki kunjugan rata-rata 100 orang setiap harinya.

6. Daftarkan Website Ke Google Adsense & Tunggu Hasilnya – Jika Gagal, Coba Lagi

Bagian terakhir tentu saja mendaftarkan website ke google adsense.

Dengan melakukan langkah 1 sampai 5 di atas, alhamdulillah website saya diterima untuk menayangkan iklan google adsense pada Maret 2013.

Dengan begitu, saya pun bisa memulai berkarir sebagai publisher google adsense sejak saat itu.

Sekarang giliran anda!

Jika belum diterima sebagai publisher google adsense, ya coba lagi. Atau jika ingin mundur ya silahkan…

Semoga artikel ini bermanfaat dan silahkan dibagikan untuk yang membutuhkan…

PS: Diterima google adsense bukanlah segalanya, karena masih banyak cara memonetize blog lainnya yang tak kalah bagusnya dengan adsense.

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *