Skip to main content
Berkendara Dengan Sehat dan Nyaman

4 Tips Berkendara Dengan Sehat dan Nyaman Untuk Pengguna Mobil

Environmental Protection Agency (EPA), atau Badan Perlindungan Lingkungan Amerika Serikat menyatakan bahwa, polusi yang terjadi di dalam ruangan, bisa 2-5 kali lebih tinggi jika dibandingkan dengan polusi yang terjadi di luar ruangan.

Adapun salah satu contoh polusi yang terjadi di dalam ruangan, dan hal tersebut seringkali tidak kita sadari adalah polusi yang terjadi di dalam mobil.

Berdasarkan data diatas, pastinya saat ini anda telah menyadari bahwa ketika kita berada di dalam mobil, sejatinya kita belumlah aman dari udara kotor, dan polusi udara lainnya yang terdapat di luar mobil.

Terlebih lagi dengan kebiasaan kita yang sering menghabiskan waktu berjam-jam ketika berada di dalam mobil.

Pertanyaannya, Dari Mana Semua Itu (Polusi yang terjadi pada mobil) Berasal?

Berkendara Dengan Sehat dan Nyaman

Well, selain berasal dari luar kendaraan, polusi tersebut juga dihasilkan dari bahan-bahan kimia yang terdapat pada mobil itu sendiri.

Misalnya aroma atau bau mobil yang sebenarnya merupakan bau yang mengandung bahan kimia beracun.

Hal ini biasanya berasal dari bagian dalam mobil yang mencakup tempat duduk, stir, dasbor mobil, serta bagian-bagian lainnya yang terdapat di dalam mobil.

Polusi inilah yang tanpa kita sadari, sering kita nikmati ketika berada di dalam mobil. Dan biasanya dalam kondisi mobil tertutup (Karena memakai AC), dan durasi waktu hingga berjam-jam.

Jika sudah begini, benarlah kiranya jika kita yang berada di dalam mobil, belumlah aman dari udara kotor dan berbagai polusi udara yang terdapat di luar mobil.

Nah, berikut ini merupakan beberapa tips yang bisa anda lakukan, untuk mengurangi paparan polusi saat sedang berkendara menggunakan mobil.

Inilah 4 Tips Berkendara Dengan Sehat dan Nyaman, Untuk Anda Pengguna Mobil

1. Hindari Berkendara di Jam Sibuk Agar Tidak Terjebak Kemacetan

Tentunya kurang bijak jika melarang anda berkendara di jam-jam sibuk. Karena bisa jadi ada hal-hal penting yang mengharuskan anda, untuk mau tidak mau harus berkendara dengan mobil. Meski di jam sibuk sekalipun.

Sebagai contoh, ada kalanya anda harus memenuhi tuntutan pekerjaan di kantor, yang mengharuskan anda harus mengikuti sejumlah pertemuan bersama rekan kerja di luar kantor.

Dan mungkin ada saatnya juga, anda ingin menghabiskan waktu akhir pekan dengan berlibur bersama keluarga tercinta, menuju berbagai tempat wisata/liburan, yang lazimnya harus mengatasi situasi kemacetan terlebih dahulu.

Hindari Berkendara di Jam SibukMeskipun demikian, hindarilah situasi kemacetan sebisa mungkin.

Karena ketika kondisi macet, anda akan lebih mudah terekspos oleh asap knalpot dari mobil atau kendaraan yang berada di depan Anda.

Tanpa dijelaskan pun, anda pastinya sudah mengetahui betapa bahayanya asap knalpot yang terhirup. Baik itu sengaja maupun tidak sengaja.

Salah satu cara efektif untuk mengatasi kemacetan adalah dengan menggunakan jalan alternatif (Jalan tikus).

Dan kabar baiknya, saat ini anda bisa menggunakan aplikasi (Bisa dipasang pada gadget anda) untuk mengetahui jalan-jalan alternatif yang terbebas dari kemacetan.

Adalah Waze, aplikasi yang memungkinkan anda untuk mendapatkan rute terbaik setiap hari, dengan bantuan langsung dari pengendara lain. Aplikasi ini sudah tersedia di Google play maupun App store. Silahkan dicoba.

2. Buka Jendela Mobil Untuk Beberapa Saat

Ketika kita memutuskan untuk berkendara dengan kondisi jendela mobil yang terbuka, memang dapat menyebabkan masuknya polusi atau udara kotor yang berasal dari luar.

Meskipun demikian, berkendara dengan kondisi mobil tertutup (Misalnya ketika mobil menghidupkan AC), juga akan meningkatkan kadar karbondioksida, yang disebabkan oleh nafas yang kita keluarkan.Buka Jendela Mobil Untuk Beberapa Saat

Ditambah lagi, terkadang kita bisa berkendara hingga berjam-jam dengan keadaan pintu dan jendela mobil yang tertutup rapat.

Hal ini juga sangat berbahaya untuk kesehatan tubuh.

Lantas, Bagaimana Cara Mengatasi Hal Tersebut?

Untuk meminimalisir udara kotor yang berpotensi terhirup, bukalah jendela mobil selama beberapa menit, dan lakukan hal tersebut secara berkala.

Lebih baik lagi jika anda membuka jendela mobil ketika berada di daerah-daerah yang udaranya masih sejuk. Seperti di pedesaan, ataupun tempat-tempat wisata yang masih ditumbuhi oleh pepohonan yang sejuk nan rindang.

3. Parkir di Tempat Teduh

Semua pengendara mobil pastinya selalu menginginkan, agar mobilnya diparkir ditempat yang dingin, dan tidak terkena langsung oleh panasnya sinar matahari.

Namun kebanyakan dari mereka, cenderung melakukan hal tersebut dengan alasan, agar mobilnya tidak panas ketika dimasuki kembali oleh pengemudi beserta penumpangnya.

Padahal, bukan itu alasan utama yang harusnya dikhawatirkan.

Parkir di Tempat Teduh

Jadi, Apa Alasan Utama Yang Harus Dikhawatirkan?

Nah, teriknya sinar matahari yang terjadi pada siang hari, dapat meningkatkan Voltile Organic Compound (VOC).

Atau disebut juga dengan senyawa yang mengandung karbon, yang bisa menguap pada tekanan dan temperatur tertentu.

Adapun contoh VOC adalah, bahan sintetis atau plastik yang digunakan untuk membuat bagian dalam mobil (Interior). Seperti kursi, stir, dan lain sebagainya.

VOC tersebut nantinya akan bereaksi dengan Nitrogen Oksida, atau senyawa gas yang terdapat di udara bebas (atmosfer).

Jika keduanya (VOC dan Nitrogen Oksida) terkena sinar matahari, maka akan membentuk ground level ozone dan asap, atau yang biasa juga disebut dengan kabut.

Dan hampir semua orang pastinya mengetahui, bahwa pengaruh ozone terhadap kesehatan dan lingkungan sangatlah signifikan.

4. Lakukan Penggantian Filter Kabin

Jangan sekali-kali pernah meremehkan filter kabin! Ya. Letaknya yang terkadang sering tidak terlihat, membuat sebagian orang jarang memperhatikannya, terlebih lagi mengetahui fungsinya.

Padahal, filter kabin yang terdapat pada mobil, memiliki fungsi yang sangat penting untuk kesehatan pengendara dan para penumpangnya.Lakukan Penggantian Filter Kabin

Pasalnya, ada cukup banyak polusi udara yang masuk ke dalam kabin mobil, yang jika hal tersebut tidak ditanggapi dengan serius, maka akan berefek pada kesehatan pengendara dan penumpang mobil.

Oleh karena itu diperlukan pemeriksaan dan penggantian filter kabin mobil secara rutin, agar sirkulasi udara yang terdapat di dalam mobil tetap bersih.

Dengan demikian, aktivitas berkendara akan menjadi sehat dan nyaman.

Menurut Rudy Soerjanto, yang merupakan Assistant Domestic Sales Division Head Automotive Parts Division ADR Group,

Idealnya, penggantian filter kabin adalah setiap 10.ooo km.

Dan sebagai catatan, saringan udara (Filter) yang terdapat pada kabin mobil, tidak hanya cukup jika dibersihkan. Namun, harus diganti jika sudah kotor.

Bagi Anda Yang Saat Ini Sedang Mencari Filter Kabin Mobil Untuk Membuat Aktivitas Berkendara Menjadi Sehat dan Nyaman, Telah Hadir Filter Sakura.

Bersama dengan BLOGdetik selaku platform blog lokal asli Indonesia, Sakura Filter Indonesia yang merupakan automotive part distributor, memperkenalkan Filter Kabin Sakura Bio-Guard.

Filter Kabin Sakura Bio-Guard

Filter kabin sakura bio-guard ini, merupakan solusi bagi anda, yang menginginkan udara di dalam mobil tetap bersih dan terjaga. Meskipun ditengah kemacetan sekalipun.

2 Keuntungan Utama Menggunakan Filter Kabin Sakura Bio-Guard

1. Filter kabin sakura bio-guard memiliki kandungan carbon active diatas 75%, yang berfungsi menyerap bau dan asap, sehingga sangat aman dan nyaman untuk kesehatan.

2. Filter kabin sakura bio-guard juga memiliki triple layer teknologi, yang mampu melindungi pengendara dan penumpang mobil dari:

  • Virus
  • Bakteri
  • Kuman
  • Alergen (Zat yang bisa menimbulkan alergi)
  • Jamur

Filter Kabin Sakura Bio-Guard: Mudah Dipasang, Tanpa Bantuan Montir Maupun Teknisi

Cukup Buka Penutup, Masukkan Filter Kabin Sakura, dan Tutup Kembali

Anda tidak perlu ragu dan khawatir, apalagi bingung memikirkan bagaimana cara pemasangan sakura filter. Karena tanpa bantuan montir ataupun teknisi sekalipun, anda sudah bisa melakukan pemasangan sendiri.

Untuk lebih memudahkan anda, berikut ini merupakan beberapa cara pemasangan (Disertai dengan ilustrasi gambar) filter kabin sakura bio-guard pada beberapa jenis mobil.

1. Cara Pemasangan Filter Sakura Pada Nissan X-Trail 2008-2014 dan Serena Tahun 2014 Keatas

Cara Pemasangan Filter Sakura Pada Nissan X-Trail 2008-2014 dan Serena Tahun 2014 Keatas


2. Cara Pemasangan Filter Sakura Pada Hyundai Grand Avega, Tucson

Cara Pemasangan Filter Sakura Pada Hyundai Grand Avega, Tucson


3. Cara Pemasangan Filter Sakura Pada Suzuki Ertiga, Granmax, Luxio, Swift, APV

Cara Pemasangan Filter Sakura Pada Suzuki Ertiga, Granmax, Luxio, Swift, APV


4. Cara Pemasangan Filter Sakura Pada Honda Jazz & City Tahun 2008 Keatas, Freed, Brio, dan Mobilio

Cara Pemasangan Filter Sakura Pada Honda Jazz & City Tahun 2008 Keatas, Freed, Brio, Mobilio


Bagaimana? Cukup mudah bukan cara pemasangannya?

Mulai Saat Ini, Semua Pengguna Mobil Bisa Berkendara Dengan Sehat dan Nyaman Dengan Bantuan: Filter Kabin Sakura Bio-Guard

Filter Kabin Sakura Bio Guard, Solusi Udara Kotor Di Dalam Mobil


NB:

Reza Aditya

A Full Time Blogger And Internet Marketer.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

error: Content is protected !!