Partnershiprezaditya88@gmail.com

ASUS ROG GX800 – The Real Monster Gaming Notebook [Review]

Pernahkah Anda berpikir jika ada sebuah notebook dengan Intel® Core™ i7-7820HK processor (Overclock up to 4,2GHz) yang harganya hampir menyamai harga 1 (Satu) buah mobil?

Intel Core i7-7820HK

Sebelum Anda mengetahui jawabannya, silahkan lihat terlebih dahulu spesifikasi yang dimiliki oleh Intel® Core™ i7-7820HK processor (Overclock up to 4,2GHz) pada gambar di bawah ini:

Pada gambar di atas, kita bisa melihat bahwa clock speed yang dimiliki oleh processor i7-7820HK ini relatif tinggi (Overclock up to 4,2GHz).

Hal ini akan memberikan pengaruh yang sangat besar terhadap kinerja dan processing speed pada perangkat notebook secara menyeluruh.

Diantaranya:

  • Mampu meningkatkan frame rate (FPS) pada game sehingga lebih optimal.
  • Mempercepat waktu rendering 3D/video editing.
  • Mempercepat berbagai aplikasi dengan resource intensive yang dikenal boros. Contohnya: Beberapa game berat serta aplikasi yang menggabungkan foto, video dan teks sekaligus di dalamnya.

Nah, setelah Anda melihat spesifikasi processor Intel Core i7-7820HK di atas dan telah diberitahu bahwa ada sebuah notebook dengan processor tersebut yang harganya hampir menyamai harga sebuah mobil (Hampir 100 Juta), pastinya Anda akan langsung bertanya-tanya.

Notebook Seperti Apa Yang Harganya Semahal Itu? Dan Seberapa Hebat Kemampuannya?

Ya, sangat wajar jika Anda bertanya seperti itu…

Karena faktanya, saat ini memang ada sebuah notebook yang dibanderol dengan harga yang menurut sebagian orang mungkin tidak masuk akal.

Tidak percaya?

Ya mungkin sebagian orang memang tidak akan percaya.

Terlebih lagi jika mereka mengetahui bahwa notebook tersebut merupakan notebook khusus untuk gamer profesional.

Dimana mereka lebih menuntut untuk bisa menikmati permainan game dengan kondisi yang terbaik dan tampilan yang sempurna!


Next question:

  • Untuk apa menciptakan notebook dengan harga yang semahal itu? Memangnya seperti apa kemampuannya hingga dibanderol dengan harga yang cukup fantastis?
  • Dan mungkin saja Anda akan bergumam jika hanya seorang Sultan lah yang mampu membeli notebook seperti itu.

Well, rentetan pertanyaan dan pernyataan di atas memang sangat wajar dan masuk akal.

Karena harga perangkat gaming kelas premium yang harganya puluhan juta (Hampir 100 juta) tidak akan diterima oleh semua orang.

Namun tidak halnya dengan gamer profesional yang membutuhkan perangkat gaming terbaik untuk menemani kesehariannya bermain game.

Terlebih lagi sejak semakin membaiknya koneksi internet di Indonesia (Meskipun belum merata), banyak gamer yang sering memamerkan kebolehannya bermain game di youtube.

Agaknya mereka terinspirasi oleh sosok PewDiePie.

Seorang gamer sekaligus youtuber yang paling dikenal sedunia, yang sering memamerkan aksinya ketika sedang bermain game.

PewDiePie


Nah, melalui tulisan kali ini, Saya ingin menjawab beberapa pertanyaan di atas sambil memperkenalkan sebuah notebook gaming teranyar milik ASUS yang bernama ASUS ROG GX800.

Inilah Review ASUS ROG GX800 – The Real Monster Gaming Notebook

Review ASUS ROG GX800

#1. Processor Yang Digunakan

ASUS ROG GX800 Merupakan sebuah notebook khusus gaming dengan kemampuan yang sangat gahar, yang dilengkapi dengan Intel® Core™ i7-7820HK processor (Overclock up to 4,2GHz).

Untuk melakukan overclocking, pengguna bisa melakukannya dengan mudah.

Yakni melalui tools atau aplikasi khusus yang telah disediakan ASUS secara pre-installed pada notebook ASUS ROG GX800 yang bernama ASUS Gaming Center.

Dengan fitur ini, para pengguna dapat menaikan frekuensi tegangan pada CPU dan GPU secara manual sampai pada ambang batas tertentu.

ASUS Gaming Centre

ASUS ROG GX800 Gaming Center

#2. Desain dan Mesin Yang Lebih Disempurnakan

Jika dilihat secara menyeluruh, basis desain yang dimiliki ASUS ROG GX800 tidak jauh berbeda dengan pendahulunya, yakni ASUS ROG GX700.

Notebook ASUS ROG GX800 ditampilkan dengan warna metallic grey (Abu-abu mengkilap), dan memiliki logo ASUS di bagian tengahnya.

ASUS ROG GX800, Metallic Grey Plus Logo

Logo ini terlihat sangat cool karena terdapat 2 (Dua) garis tegas dengan sudut kemiringan sekitar 70 derajat yang bisa menyala.

ASUS ROG GX800 memiliki panel LID atau cover yang terbuat dari aluminium. Begitu juga halnya dengan area keyboard serta palm rest.

Sedangkan untuk body bagian bawahnya (Khususnya cover penutup yang bisa mengakses kompartemen bagian dalam tempat menyimpan HDD, SSD, dan RAM) terbuat dari material plastik berbahan khusus.


Jika desain dan tampilan luar ASUS GX800 dianggap identik dengan ROG GX700, tidak demikian dengan komponen bagian dalamnya.

Perbedaan ASUS ROG GX800 dan ASUS ROG GX700

Dari gambar di atas, kita bisa melihat jika perusahaan asal Taiwan pimpinan Jerry Shen ini memang mengganti sebagian besar hardware (Terutama yang penting) untuk ASUS ROG GX800.

#3. Kartu Grafis Yang Digunakan

ASUS ROG GX800 menggunakan kartu grafis (VGA) tipe 2 Way SLI GTX1080.

Dimana terdapat 2 (Dua) buah VGA card GTX 1080 yang tertanam dalam notebook tersebut, yang performa dan kinerja keduanya digabungkan agar menghasilkan 1 (Satu) kekuatan yang lebih besar.

ASUS ROG GX800 Dengan NVIDIA GeForce GTX1080

Note: Jika 1 (Satu) buah VGA Card Nvidia GTX 1080 saja sudah memiliki kekuatan yang sangat gahar, sekarang Anda bisa membayangkan sendiri jika terdapat 2 (Buah) VGA Card Nvidia GTX 1080 yang digabungkan!

Karena berdasarkan spesifikasinya, Nvidia GTX 1080 memiliki CUDA Core sebanyak 2560, dengan base clock 1607 MHz dan boost clock 1733 MHz.

1 (Satu) buah GTX 1080 memiliki VRAM sebesar 8 GB GDDR5X dengan jalur memori bus selebar 256 bit berkecepatan 10 Gbps.

Tentu saja graphic card kelas teratas dari Nvidia ini telah dibekali dengan fitur VR Ready serta beberapa teknologi lainnya, antara lain: Nvidia G-Sync, Vulkan API, OpenGL dan lainnya.

Dan semua fitur tersebut berguna untuk memaksimalkan serta mengoptimalkan berbagai efek di dalam game agar bisa berjalan mulus ketika dimainkan. #GamingExperience


#4. Konsep Watercooling

Pihak ASUS telah mendesain ulang konsep pendinginan pada watercooling di ROG GX800.

Pada seri ROG GX800 ini, pihak ASUS telah membuat aliran watercooling yang terbuat dari radiator tersebut agar mampu mengaliri 2 (Dua) buah GPU sekaligus CPU yang terpasang di dalam notebook, yang berfungsi untuk mendinginkan sistem.

ASUS ROG GX800 Watercooling

Hal inilah yang membuat CPU-nya mampu di overclock hingga frekuensi 4,6GHz dengan aman ketika dalam docking mode. 

Dan jika pengguna menggunakannya dalam keadaan docking mode, 2 (Dua) buah VGA beserta CPU yang ada bisa disiksa sampai ambang batasnya!


#5. Penggunaan Docking Mode

2 Buah Charger Pada ASUS ROG GX800

Pada ASUS ROG GX800 (Docking mode), pengguna harus memasang 2 (Dua) buah charger yang totalnya mencapai daya 660W.

1 (Satu) charger dipasang di notebook dan 1 (Satu) caheger lainnya dipasang pada pada watercooling.

Hal ini membuat pasokan daya yang dibutuhkan untuk memberi makan perangkat ini menjadi sangat besar.

Sedangkan pada ASUS GX700, adapter sebesar 330W sudah cukup untuk menghidupi notebook sekaligus watercooling yang terpasang.

Sebagai Perbandingan, ASUS ROG GX700 hanya menggunakan 1 buah graphic card Nvidia GTX980. Sedangkan ASUS ROG GX800 memiliki 2 (Dua) buah graphic card Nvidia GTX1080.

Untuk itulah besaran watt yang terdapat pada GX800 terbilang wajar dan masuk akal.

Namun Sebagai Catatan, Jika Anda ingin memainkan ASUS ROG GX800 di rumah pada malam hari, persiapkanlah pasokan daya yang cukup.

Karena jika tidak, kondisi rumah Anda menjadi gelap seketika…

Meskipun pihak ASUS mengatakan bahwa listrik yang dikonsumsi tidak akan sebesar itu ketika docking watercooling telah terpasang, namun tidak ada salahnya bagi Anda untuk berjaga-jaga.

#6. Jenis Media Penyimpanan

Media Penyimpanan Berbasis SSD

ASUS ROG GX800 menggunakan jenis media penyimpanan cepat berbasis SSD yang ditambah menjadi 3 buah.

Dimana media penyimpanan yang digunakan adalah SM951 (Buatan Samsung), dan diklaim sebagai Solid State Drive tercepat abad ini.

SSD tersebut juga memiliki fitur NVMe alias Non Volatile Memory Express yang memanfaatkan slot PCIE Generasi ke-3 M.2 untuk memaksimalkan kecepatan bandwidth-nya.

Seperti yang diketahui, Slot PCIE4 memiliki kecepatan 4x lebih cepat dibandingkan dengan SATA3.

Atau mungkin bisa dibilang merupakan koneksi media penyimpanan paling cepat saat ini.

Slot PCIE 4 menghasilkan kecepatan membaca SSD hingga 20Gb per detik, atau 4 gigabyte lebih cepat dibandingkan dengan Raid 0.

Penggunaan PCIE 4 juga lebih aman dan tahan lama.

arena jika salah satu keping SSD rusak, maka keping SSD lain tetap aman.

#7. Dilengkapi Dengan WiFi Antena Eksternal

WiFi Antena Eksternal ASUS ROG GX800

Dibandingkan dengan WiFi antena standar, adanya WiFi antena eksternal membuat kemampuan dan kecepatan notebook dalam menangkap sinyal menjadi lebih baik.

ASUS sendiri mengklaim bahwa daya jangkaun WiFi antena eksternal dalam menangkap sinyal dapat diboost hingga 50% lebih baik dibandingkan WiFi antena standar.

Hal ini tentunya memudahkan gamers yang hendak memainkan game online saat tidak menggunakan LAN.

#8. Desain Body Bagian Dalam

#1. Keyboard-nya Menggunakan Mekanikal Keyboard

#2. Tombol WASD Dengan Warna Agak Bold Plus Aksen Putih di Sekelilingnya

#3. Trackpad-nya Sangat Responsive dan Punya Daya Jelajah Yang Amat Luas


Satu yang sedikit agak berbeda, logo ASUS yang berada di sebelah kanan notebook juga ikut menyala ketika perangkat dihidupkan.

Terlebih ketika pengguna telah mengkonfigurasi RGB-nya, logo tersebut akan memancarkan warna-warni yang bakal memikat mata.


Berbeda dengan ASUS GX700 yang dibekali dengan mouse bernama SICA (Mouse biasa yang dijubahi dengan nuansa gaming) yang tidak memiliki pengaturan DPI atau tingkat responsifitas untuk menggeser kursor, ASUS ROG GX800 dibekali dengan mouse Gladius.

Mouse Gladius merupakan mouse gaming yang dapat di set DPI-nya hingga 6400 dan sangat ideal untuk permainan bertipe First Person Shooter!

Mouse ASUS ROG GX800

#9. Layar Berteknologi G-Sync

ASUS ROG GX800 memiliki lebar layar 18.3 inchi.

Dimana ini memang merupakan ukuran layar yang cukup besar untuk sebuah notebook.

Layar Berteknologi G-Sync

Meskipun demikian, hal ini sangat wajar mengingat notebook ini merupakan notebook gaming untuk premium dan hardcore gamers.

Selain itu display-nya juga telah mendapatkan finishing matte yang membuat mata pengguna tidak mudah lelah saat bermain game dalam waktu yang cukup lama.

Fitur ini juga dapat membantu mereduksi pantulan sinar cahaya dari luar arah belakang secara signifikan.

Dengan panel beresolusi Ultra HD alias 4K (3840X2160), layar ROG GX800 telah dilengkapi dengan tingkat refresh rate 60Hz.

Artinya, layarnya mampu menampilkan sebanyak 60 gambar per detiknya!

Pihak ASUS juga telah melengkapi seri ROG GX800 dengan teknologi NVIDIA G-SYNC di dalamnya.

Nvidia G-Sync merupakan sebuah fitur yang ditempatkan pada layar NVIDIA.

Nvidia G-SYNC

G-Sync ini bisa memperhalus gerakan gambar dengan menyesuaikan refresh rate layar dengan refresh rate yang dihasilkan oleh GPU.

Sehingga layar yang sudah menggunakan teknologi ini bisa dipastikan memiliki gerakan yang lebih mulus dan mampu mengeliminasi gerakan patah-patah (screen tearing) yang diakibatkan oleh ketidakcocokan refresh rate antara layar dan GPU.

Agar gambar yang dihasilkan oleh layar ini lebih baik lagi, ASUS juga turut memberikan teknologi in-plane switching atau yang biasa disebut dengan IPS.

Seperti diketahui, teknologi ini mulai banyak digunakan pada banyak perangkat, termasuk smartphone.

Karena menawarkan akurasi dan reproduksi gambar yang lebih baik, IPS sangat cocok untuk hal-hal seperti: fotografi, desain grafis, konten game 3D, hingga proses pembuatan film.

Layar IPS ini juga mendukung sudut penglihatan yang lebih besar, yakni 178 derajat baik dalam keadaan vertikal maupun horizontal.

Keuntungan dari sisi gamer, mereka bisa mendapatkan posisi terbaik dan ternyaman dari suduh manapun yang mereka inginkan.

Tentunya dengan hal itu, para gamer profesional akan lebih mudah mempertontonkan kehebatannya pada khalayak ramai.

Selain itu, di dalam display ROG GX800 juga telah disematkan teknologi bernama Spendid Display.

Teknologi Spendid Display
Teknologi Spendid Display

Fitur yang sangat menyenangkan ini mempunyai 4 (Empat) mode yang bisa digunakan untuk menyetel layar agar nyaman dipakai. Antara lain:

#1. Normal Mode – Mode dimana LCD telah diprogram (setting) secara lebih optimal untuk kenyamanan tampilan visual. Cocok untuk bekerja sehari-hari, seperti mengedit dokumen dan melihat gambar.

#2. Eye Care Mode – Mode dimana kecerahan pada cahaya biru di layar akan direduksi untuk menghindari cedera pada retina mata. Cocok untuk keperluan penggunaan laptop dalam waktu yang lama.

#3. Vivid Mode – Mode dimana pengguna akan mendapatkan kontras warna, serta ketajaman gambar yang lebih tinggi dari sebelumnya. Cocok untuk memberikan pengalaman visual yang lebih hidup untuk melihat gambar seperti pemandangan di dalam film, foto dan lainnya.

#4. Manual Mode – Mode dimana pengguna dapat dengan bebas mengatur kecerahan dan tampilan pada layar sesuai dengan preferensi yang diinginkan.


#10. Kelengkapan Port Input Output

The Real Monster Gaming Machine ini memiliki port HDMI 2.0 untuk memfasilitasi monitor 4K dengan tingkat refresh rate 60Hz.

Adapula display port 1.3 yang mendukung 8K monitor (60 Hz) atau dual 4K monitor 60Hz.

Ada 2 buah USB 3.1 Type C yang telah mendukung Thunderbolt 3.0, 3 buah USB 3.0 Type A, Headphone jack, mic jack, WiFi Antena eksternal serta 2-1 card reader.

Selain itu terdapat juga LAN port dan Kensington lock.

Dan jika berbicara soal pendinginan, notebook ini punya exhaust yang terletak di bagian belakang notebook, yang berguna untuk mengeluarkan panas.

Sementara 2 (Dua) buah ventilasi yang terletak di bagian kanan dan kiri perangkat berguna untuk menyaring udara yang masuk.

#11. Dual Array Microphone

Dual Array Microphone

Untuk mendukung multiplayer gaming seperti LAN Party yang membutuhkan real time video chat yang saat ini sedang tren, ASUS juga memberikan fitur dual array microphones.

Fitur ini dapat menangkap suara dengan jernih tanpa harus terganggu suara lingkungan yang berisik di suatu tempat, atau ketika pengguna sedang mengikuti kompetisi gaming outdoor.

ASUS Speaker

Teknologi Noise Supression yang dimiliki ASUS juga dapat melakukan penyaringan polusi suara yang dihasilkan pengguna, seperti suara ketika mengetuk papan ketik, suara kipas notebook hingga audio yang dikeluarkan game itu sendiri.

Hal ini membuat lawan bicara dapat mendengar suara Anda dengan jelas tanpa terganggu suara lain yang tidak diinginkan.

#12. ASUS GameFirst III

ASUS GameFirst III

Selain memiliki performa yang tinggi untuk mendukung gaming experience penggunanya, pihak ASUS juga menyematkan ASUS GameFirst III.

Fitur ini mampu mengoptimalkan koneksi internet untuk kebutuhan gaming.

Fitur ini membuat pengguna tidak perlu merasa khawatir untuk menjalankan aplikasi lain di background, atau sambil mendownload file dari internet ketika bermain game, karena bandwidth internet akan diutamakan untuk kebutuhan bermain game.

ASUS ROG GX800 Benchmark With 3 Mode [Standard, Optimized, Extreme]

Berikut ini merupakan hasil benchmark berdasarkan 3 (Tiga) mode yang terdapat pada ASUS GX800.

#1. Standar Mode

#2. Optimized Mode

#3. Extreme Mode

ASUS ROG GX800 Screenshot Test Game With 3 Mode [Standard, Optimized, Extreme]

Berikut ini merupakan hasil screenshot test game berdasarkan 3 (Tiga) mode yang terdapat pada ASUS GX800. Dan yang dijadikan sample kali ini adalah game Batman Arkham Knight (Batman AK).

Game Setting

#1. Standard Mode

#2. Optimized Mode

#3. Extreme Mode

Note:

Ketika modenya ditingkatkan dari standar ke optimized atau extreme mode, kemampuan ASUS GX800 akan langsung meningkat secara otomatis.

Kesimpulan

Main SpecificationROG GX800 (G-SYNC)
CPUIntel® Core™ i7-7820HK processor overclock up to 4,2GHz
Operating SystemWindows 10 Home
Memory64GB DDR4 up to 2800MHz
StorageM.2 PCIEX4  NVMe 512G*3 RAID 0
Display18.4” Anti Glare UHD IPS LED backlight (3840X2160) with G-SYNC
GraphicsNVIDIA® GeForce® GTX 1080 SLI 16GB GDDR5 VRAM
Input/Output1 x Microphone-in/Headphone-out jack, 1 x VGA port/Mini D-sub 15-pin for external monitor, 3 x USB 3.0 port(s), 2 x USB 3.1 port(s), 1 x RJ45 LAN Jack for LAN insert, 1 x HDMI, 1x Thunderbolt
CameraBuilt-in HD camera and array mic
ConnectivityIntegrated 802.11ac, BT 4.0 support
AudioBuilt-in Speakers and Analog Microphone, Built-in Azalia compliant audio chip, SonicMaster. Built-in subwoofer, 4 speakers. ESS Sabre Headphone DAC to enhance audio performance.
DimensionWeight: 5.7kg
BatteryBattery [Standard], 330W [Optimised], 2x 330W [Extreme], 2x 330W [Manual]
MSRP
Warranty2 years full global warranty

Dengan berbagai kemampuan dan spesifikasi yang dimilikinya, Notebook ASUS ROG GX800 memang merupakan notebook yang cocok untuk gamer profesional.

Notebook ASUS ROG GX800 merupakan perangkat yang cukup portable walau memiliki bobot dan dimensi yang merepotkan jika dibawa bepergian (Beratnya 5,7 Kg).

Meskipun demikian, ASUS ROG GX800 sangat ideal untuk para gamer profesional yang benar-benar membutuhkan kualitas dan performa!

Dan selama belum ada vendor lain yang berani memberikan kekuatan lebih gahar pada perangkat gamingnya, predikat The Real Monster Gaming Notebook rasanya hanya cocok disematkan pada ASUS ROG GX800.

ASUS ROG GX800 Review

Dilansir dari situs TeknoLiputan6, ASUS ROG GX800 dibanderol seharga Rp 95.499.000.

PS: Notebook ASUS ROG GX800 ini sepertinya memang duperuntukkan bagi golongan Sultan saja…

Sumber Gambar: intel.com, twitter.com/asus_rog/

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *